Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Apakah Kopi Bahaya Untuk Ibu Hamil ?

Berbicara mengenai kopi, tentu saja ada banyak anggapan dari masing-masing orang terkait minuman yang satu ini. Kopi adalah salah satu minuman menarik yang bisa memberikan banyak dampak, khususnya penghilang kantuk ketika Anda sedang begadang dan harus menyelesaikan tugas tertentu. Bahkan, kopi bisa menjadi teman setia bagi beberapa orang yang memang setiap harinya ketergantungan terhadapnya. Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri bahwa sejauh ini banyak anggapan lain berkaitan dengan kopi.

Adakalanya kopi di anggap sebagai salah satu minuman dengan kandungan yang cukup serius sehingga perlu di waspadai. Khususnya bagi Anda yang sedang berada dalam kondisi kesehatan tertentu. Nah, sejauh ini, tentu saja akan muncul pertanyaan terkait bagaimana jika yang mengkonsumsinya adalah ibu hamil? Apakah Kopi bahaya untuk Ibu hamil. Kehamilan adalah salah satu kondisi rentan yang harus sangat di jaga dan diperhatikan. Karena itulah hal-hal yang bersifat memberikan risiko terkadang memang harus di hindari. Akan tetapi, jika sudah terbiasa minum kopi harus bagaimana? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, langsung saja simak ulasan dibawah ini.

Apa Saja Yang Terkandung Dalam Kopi

Apakah Kopi Bahaya Untuk Ibu Hamil

Sebelum masuk pada pembahasan tentang minum kopi bagi para ibu hamil, terlebih dahulu Anda juga perlu mengetahui sebenarnya apa saja yang terkandung dalam kopi ini. Salah satu kandungan pertama yang tentu saja banyak sekali di kenali tidak lain adalah kafein. Kafein sendiri merupakan salah satu zat utama yang bisa Anda temukan di dalamnya. Nah, jika disini muncul pertanyaan zat apa yang bisa membuat Anda menahan kantuk setelah minum kopi, maka jawabannya tidak lain adalah zat kafein ini.

Selanjutnya, ada juga zat yang disebut dengan 2-ethyphenol. Jika Anda mencium secangkir kopi dan muncullah aroma yang khas, maka zat inilah yang bisa menyebabkan aroma serupa. Di dalam kopi sendiri juga terdapat beberapa zat lain yang memberikan rasa asam dan memberikan efek lain. Sedangkan untuk zat dengan kandungan rasa asam ini tidak lain adalah quinic acid. Akan tetapi, berbicara mengenai kadar keasaman sendiri, tidak dapat dipungkiri bahwa dalam kopi kadar keasaman yang diberikan tidaklah sama antara kopi yang satu dengan yang lainnya. Hal ini tergantung pada jenis apa kopi yang dimaksud.

Dalam hal ini ketika di seduh kopi juga memiliki khas rasa gurih. Sedangkan zat yang memberikan rasa gurih ini tidak lain adalah zat acetylmethylcarbinol. Sedangkan untuk rasa manis pada kopi muncul akibat adanya pengaruh dari zat trigonelline. Dengan adanya zat ini, maka kopi yang sebenarnya terasa pahit akan ada manis-manisnya. Selain itu, masih ada lagi satu zat penting pada kopi, yakni 3,5 dicaffeoylquinic. Zat ini adalah salah satu zat yang memiliki peran sebagai antioksidan. Jadi, jangan heran jika kopi memang memiliki beberapa manfaat dalam dunia kesehatan dan kecantikan jika mengingat adanya zat tersebut didalam kandungannya.

Dampak Bagi Janin Jika Bumil Minum Kopi

Melihat beberapa kandungan diatas, dimana salah satunya terdapat zat yang dapat menangkal radikal bebas dengan fungsinya yang sebagai antioksidan, tentu saja bisa dikatakan bahwa minum kopi tidak selalu berbahaya. Ada kalanya kopi cukup bermanfaat. Namun, perlu disadari bahwa segala hal juga tidak baik jika terlalu berlebihan. Demikian juga saat Anda minum kopi. Kembali lagi, terkhusus juga bagi Anda yang memang dalam kondisi tertentu, apalagi saat dalam keadaan hamil dimana memang kondisi tersebut sangatkah rentan. Bahkan, ada beberapa hal lebih lanjut yang perlu Anda ketahui dimana ada dampak-dampak tersendiri bagi para ibu hamil ketika terlalu banyak mengkonsumsi kopi. Jadi, dampak ini akan langsung merujuk pada janin. Adakalanya juga dampak yang bisa terjadi sangat mengkhawatirkan sehingga sejak awal minum kopi saat hamil perlu di kontrol dengan baik.

Nah, dampak pertama yang mungkin terjadi ketika Anda mengkonsumsi kopi saat hamil adalah asam lambung yang naik ke tenggorokan. Kondisi ini biasa juga di sebut dengan GERD. Selain itu, terlalu berlebihan mengkonsumsi kopi pada saat hamil juga bisa menyebabkan Anda mengalami yang namanya anemia atau kondisi dimana tubuh kekurangan darah. Tentu saja ini akan cukup mengkhawatirkan apalagi ketika sedang dalam kondisi rentan seperti usia kehamilan.

Dalam hal ini, seorang ibu yang sedang hamil tentu saja memang membutuhkan banyak waktu untuk beristirahat. Nah, ketika terlalu banyak minum kopi, Anda harus berhati-hati karean bisa jadi akan terkena yang namanya insomnia atau susah tidur. Dan pada akhirnya keadaan ini bisa menyebabkan kurang tidur. Dalam hal ini masih ada beberapa keadaan lain yang mungkin bisa di alami bumil ketika terlalu banyak mengkonsumsi kopi. Diantaranya seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi, tremor, migrain, hingga kondisi sering buang air kecil. Bahkan, yang cukup berbahaya lagi adalah, dalam hal ini kafein bisa juga masuk dalam janin melalui plasenta dan mempengaruhi perkembangannya pertumbuhannya.

Takaran Kopi Yang Diperbolehkan Untuk Ibu Hamil

Nah, jika minum kopi sudah menjadi kebiasaan bagi Anda, tentu saja akan cukup sulit untuk di tinggalkan. Oleh karena itu Anda perlu mengenal dengan baik sebenarnya berapa takaran kopi yang pas bagi bumil. Dengan mengikuti takaran yang pas sesuai anjuran, maka akan lebih baik dan mengurangi risiko dampak yang mungkin terjadi sebagaimana telah disebutkan diatas. Dalam hal ini, untuk takaran kopi yang pas untuk ibu hamil adalah maksimal hanya 2 cangkir saja dalam sehari, yakni sekitar 200 ml. Sangat di anjurkan untuk tidak melebihi takaran ini sehingga perkembangan kehamilan tetap baik. Selain itu, untuk menunjang istirahat bagi sang ibu, perlu di usahakan untuk tidak meminumnya ada malam hari. Dengan begitu, maka Anda bisa menghindari adanya efek insomnia karena kopi.

Demikianlah ulasan mengenai keterangan terkait kopi untuk ibu hamil. Sampai disini bisa digaris bawahi bahwa minum kopi untuk ibu hamil bukanlah hal yang tidak diperbolehkan. Selama kadarnya tidak berlebihan, maka masih di tolelir. Terkecuali ada kondisi khusus yang memang melarang individu untuk mengkonsumsinya. Nah, selama Anda mengikuti anjuran yang ada, maka kehamilan pun akan aman-aman saja.

You might also like
Comments
Loading...